Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Mei 2012

Kapten Kapal


Pas ngelamun kok kepikirkan sebuah kisah karangan ya??..

Begini....


Tahukah Anda pentingnya seorang pemimpin? Seorang pemimpin (menurut saya) mungkin bisa di deskripsikan seperti cerita saya di bawah ini.

Ada sebuah kapal yang berlayar ke tengah samudera luas. DI dalam kapal tersebut ada seorang Kapten kapal yang bertindak sebagai pemimpin, navigator, kru kapal dan para Anak Buah Kapal (ABK). Di dalam sebuah pelayaran terdapat banyak sekali ombak, angin kencang, badai dan mungkin adanya bebatuan karang yang mengganggu. Suatu saat bukan tidak mungkin kapal  akan diterjang oleh hal hal tadi. 


Coba Anda bayangkan apabila Seorang Kapten kapal bertindak sendiri, mengambil keputusan dan segalanya dengan sendirinya tanpa pertimbangan pertimbangan dari bawahannya yaitu navigator, kru dan awak yang lainnya. Saat diterjang badai, ia bertindak sendiri tanpa pertimbangan yang lainnya seperti navigator dan awak.. apa yang terjadi? kemungkinan besar kapal tersebut akan karam dan mungkin dicari cari oleh tim SAR gara gara karam atau mungkin akan jadi kapal yang legendaris karena kabarnya yang misterius karena karam atau kemudian ketemu dan dimasukkan museum kapal..



Coba juga Anda bayangkan apabila dalam kapal, saat keadaan darurat Kapten kapal seolah olah sedang tertidur tanpa memperhatikan bahaya yang sedang menerpa kapalnya? sibuk dengan boneka barbie.nya? sehingga tanpa koordinasi dengan yang lain yang mengakibatkan kapal juga tenggelam karena pada dasarnya kru kapal yang lain akan melaksanakan apa saja perintah kapten kapal? karena kaptenlah yang memegang penuh kuasa kapal.. sehingga kapal juga karam?


Atau saat bahaya terjadi dan kapten tidak juga memutuskan apapun, sehingga kru lainnya saling berdiskusi sendiri dan akhirnya memutuskan hal yang terbaik untuk kapal itu sehingga kapal itu tidak karam? yang dalam hal ini bisa disebut pemberontakan dalam kapal dikarenakan ketidaksiapan dan ketidaksigapan seorang kapten kapal?

Silahkan Anda sebagai Kapten boleh memilih situasi mana saja pada kapal Anda..


Seorang pemimpin dalam pengertian saya adalah seorang yang memiliki wewenang dan tanggung jawab penuh terhadap apa yang dipimpinnya. Seorang pemimpin hendaknya bijaksana dalam hal apapun, pemimpin hendaknya mendengar dan mempertimbangkan pendapat bawahan/anak buahnya dengan cerdas, cekatan, sigap. Karena pemimpin yang demokratis, menghargai semua itulah yang terbaik. Mana yang baik? Kapten kapal yang sesuka hatinya mengurus semua dengan sendiri? atau Kapten kapal yang berkoordinasi dengan yang lain? 


Tentulah Kapten kapal yang selalu berkoordinasi dengan yang lain, menanyakan pendapat tentang kapal tersebut apakah layak? bagaimana kondisinya? bagaimana cuacanya? dan keadaan keadaan lain, sehingga kapal dan segala isinya aman. 
Koordinasi sangat diperlukan dalam hal apapun. Sehingga awak kapal tidak kebingungan dan  akhirnya karam bersama kapal tersebut diakibatkan karena Kapten yang semena mena, sok pintar, sok hebat dan masa bodoh. 

Kamis, 17 Mei 2012

Hikmah Dibalik Film HOOK


Wuuuuu, horeee



Selalu ada hikmah di balik sebuah kisah, kata kata itu memang benar adanya.. dan aku temukan hikmah itu dalam film yang baru aku tonton, Hook !!!!!!!


Film ini memang bisa dibilang sudah cukup berumur, namun tetap bagus cerita di dalamnya. Dalam penggalan film Hook dikisahkan bahwa Peterpan sudah tumbuh menjadi pria dewasa setelah meninggalkan Neverland dan memiliki anak. Di dalam film ini dikisahkan bahwa Peterpan lupa siapa dirinya dan hanya ingat bahwa dia bernama Peter. Kemudian dia ditangkap oleh kapten Hook yang menangkap kedua anaknya. Peterpan diminta menyelamatkan anaknya dengan terbang ke atas tiang kapal. Namun karena dia lupa akhirnya dia memanjat menaiki tiang dan nyaris jatuh sehingga Kapten Hook pun meragukan apakah dia Peterpan atau bukan. Walaupun saat menyelamatkan anaknya, dia kemudian jatuh ke laut karena tidak bisa terbang dan kemudian ditolong oleh puteri duyung yang mengantarkannya sampai ke Neverland.

Kemudian oleh bantuan peri Tinkerbell, Peterpan pun memulai kehidupan berbeda dengan teman temannya yang lain disana yang masih tetap tampak muda. Dia pun tidak bisa melihat makanan yang anak anak di tempat itu melihatnya. Singkat cerita karena saling menghina dengan Rufio dengan rasa senangnya, akhirnya imajinasinya pun kembali, dia bisa melihat segalanya yang sebelumnya tidak bisa dilihat.

Kemudian, Peterpan menemukan suatu ruangan yang dulunya ternyata kamar Wendy yang di dalamnya ternyata ada Tinkerbell yang menyambutnya. Perlahan dia mulai ingat hal hal dimasa lalunya, seperti orang tuanya, kawan kawannya, dan lain lain. Hal yang membuatnya kembali menjadi Peterpan adalah saat ia merasakan kebahagiaan / kesenangan yang amat sangat yaitu perasaan menjadi seorang Ayah dan memiliki anak. Tanpa disadari kelarutan dia dalam kesenangan itulah yang membuatnya tidak sadar bahwa dia sedang terbang dan akhirnya kembali menjadi Peterpan walaupun tetap dalam tubuh dewasanya. 

Dari cerita ini, ternyata Peterpan menjadi tua karena dia kehilangan kesenangannya dan keinginannya untuk menjadi Ayah. Karena saat dia berkunjung ke rumah Wendy setiap tahunnya, Peterpan masih tetap muda sedangkan Wendy bertambah tua dan telah memiliki cucu. Kemudian peterpan mencium cucu Wendy. Tanpa disadari kemampuannya berkurang dan akhirnya menghilang sementara serta bertambah tua dan menjadi dewasa karena ia kehilangan kesenangannya.
Oleh karena itu banyak orang tua berkata, kalau suatu hal dipikir terus menerus bisa menyebabkan kita jadi tua... hehe. 

Dan di ending film Hook ini Peterpan mengatakan sebuah quote yang sangat bagus yaitu:
"Hidup merupakan sebuah petualangan yang besar"
Maka yang bisa dipetik olehku dari cerita ini adalah...
"Nikmatilah hidup dengan gembira, walau kita akan bertambah usia dan bertambah tua.. namun sesungguhnya di dalam jiwa kita akan selalu tampak muda. Dan lakukanlah segala sesuatu yang ada dengan penuh kesenangan. Karena dengan kesenangan, semua pekerjaan yang kita lakukan akan berasa lebih mudah dan menyenangkan. Sehingga kita akan merasa seperti terbang bebas seperti Peterpan saat melakukannya."
Semoga film ini dapat diambil hikmahnya oleh pembaca semua, hehehe ( jangan jangan aku doang nih yang baca, hehe )
"Oke, tetap Ceria tetap Gembira, nikmatilah hidupmu maka kau akan muda selalu."

Sabtu, 03 Maret 2012

Analogi Timnas Garuda dengan Negara Indonesia


Assalamu'alaikum wr. wb.
Menilik beberapa hari lalu digelar pertandingan antara Timnas Sepak Bola Indonesia melawan Timnas Sepak Bola Bahrain dalam pagelaran Pra-Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Bahrain. Timnas Indonesia yang saat itu bermaterikan pemain-pemain muda yang miskin pengalaman internasional dipaksakan bertanding di level yang belum saatnya. Alhasil Timnas Indonesia kalah 10-0 dari Timnas Bahrain yang saat itu butuh minimal 9 gol untuk lolos ke fase selanjutnya dengan syarat Qatar kalah dari Iran. Namun nasib berkata lain, meskipun Bahrain "menghancurkan" Timnas Indonesia, Bahrain pun gagal melaju ke fase selanjutnya karena Qatar bermain imbang dengan Iran 2-2. 

Maaf terlalu bertele-tele, disini saya sebenarnya hanya ingin membandingkan antara Negara Indonesia dan Timnas Sepak Bola Indonesia, bukan tanpa alasan..
Coba Anda bayangkan apabila negara ini dipimpin dan dikendalikan oleh orang-orang yang tidak kompeten dibidangnya? padahal sudah dijelaskan dalam hadits 

"Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancurannya" (HR Bukhari)" 

Anda tidak perlu membayangkan bagaimana keadaan bangsa dan negara ini, apabila Timnas dibantai 10-0, Negara ini mungkin akan mengalami masa suramnya, jatuh ke titik nadir. Namun pada kenyataannya seperti yang saya amati sekarang ini, pemimpin-pemimpin kita hanya memikirkan dirinya sendiri, tanpa memikirkan kewajibannya. Presiden yang lebih fokus ke partainya daripada rakyatnya, Menteri-menterinya banyak yang merupakan pesanan partai politik, yang bisa dibilang kurang kompeten di bidangnya. Menteri-menteri yang berusaha menjadikan Indonesia lebih baik mungkin bisa dikatakan kurang patuh pada yang memilih kemidian di "Reshuffle". Padahal Pemimpin Indonesia dulu juga memberontak, untuk me merdekakan Indonesia dan membuat Indonesia lebih baik. Andaikan Soekarno tidak mengumandangkan Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 dan menurut saja dengan kata Jepang dan Sekutu yang saat itu memimpin negeri ini. Anda boleh bayangkan berapa orang kulit berwarna yang masih hidup di negeri ini. Mungkin bisa seperti Australia, yang sampai saat ini suku Aborigin menganggap hari kemerdekaan Australia sebagai hari terebutnya tanah kelahiran mereka ke bangsa lain.


Pemimpin-pemimpin ribut dengan sendirinya, menutup telinga dari jeritan rakyat, menurut pengamatan saya yang masih sekolah ini, Presiden betul-betul berusaha untuk rakyatnya hanya maksimal 1-2 tahun dibagi antara awal kepemimpinan dan akhir kepemimpinan untuk membangun pencitraan dirinya dan untuk bersaing di kancah pemilihan umum.

Maafkan saya yang agak lancang ini, karena sungguh, saya hanya rakyat biasa yang sebenarnya tidak mengerti apa saja yang dilakukan pemerintah selama kepengurusan yang menurut saya lebih fokus terhadap Prihatin, Pencitraan, Partai, dan Album. Coba kita tengok negara lain seperti halnya Iran, walaupun dia diblokade dari segala aspek, negeri itu tetap hebat, tidak mau didekte siapapun. Tetap teguh pada pendiriannya, yang bagi saya, negara itulah macan Asia atau macan Dunia yang sebenarnya. Mulai pemimpin yang pro rakyat amanah kepada rakyatnya. Apabila anda cari artikel di Internet tentang Presiden Termiskin di Dunia, Anda akan menemukan nama "Mahmoud Ahmadinejad", coba Anda bandingkan sendiri dengan kondisi di negeri ini, yang pemimpinnya berhura-hura berpesta pora duduk dibawah rakyat yang sebagai kursinya, sebagai sandaran kakinya, untuk ditindas. Indonesia menurut saya juga sudah saatnya mempunyai penasihat spiritual seperti "Ayatullah Khomeini" agar tidak salah mengambil kebijakan yang selama ini kurang pro rakyat. 

Menurut pengamatan saya, rakyat hanya dilibatkan penuh dalam negeri ini adalah saat pemilu, pernah saya menonton acara TV tentang masyarakat di perbatasan kalimantan, mereka mengeluh bahwa saat kampanye suara mereka sangat diperlukan, para calon berdatangan untuk mengunjungi dan "prihatin" kepada mereka, kemudian ditinggalkan.


Terlebih pembuatan kebijakan yang menurut saya kurang tepat sasaran, seperti menaikkan harga BBM kemudian memberikan BLT kepada masyarakat yang menurut mereka kurang mampu. Bahkan kabar dari sebuah media pemerintah telah menyiapkan dana 25 TRILIUN untuk BLT. Mengapa BLT? mengapa tidak membuka lapangan pekerjaan? toh tidak harus membuka lapangan pekerjaan itu dengan Pabrik yang biaya Infrastrukturnya besar. toko-toko kecil semacam minimarket juga bisa, yang jelas untuk membuka lapangan pekerjaan, coba Anda bayangkan berapa minimarket yang bisa dibuka? dan masyarakat yang bekerja di dalamnya? selain itu pendapatan dari sebuah pengelolaan minimarket juga dapat dialokasikan untuk membuka/membuat lapangan pekerjaan yang baru. Bukan malahan memberikan BLT yang kebanyakan ini kurang tepat sasaran, banyak orang mampu yang menerima. Lebih buruknya lagi saya membaca Kompas bahwa pemerintah berencana menambah utang maksimal 50 Triliun (baca: http://bit.ly/xpriy6) padahal utang Indonesia saat ini sudah tembus 1830 Triliun (baca: http://bit.ly/zRUWJ4). Itu semua uang bukan daun. Walaupun hutang untuk memperbaiki Infrastruktur mau sampai kapan hutang terus? emang siapa yang nanggung? saya bicara begini karena saya juga salah satu yang bayar utang itu dari pajak yang dibayarkan tiap tahunnya. 

Contoh lain yang tidak kalah parah adalah eksploitasi besar-besaran oleh perusahaan asing, padahal pada Pasal 33 UUD 1945 kiranya sudah jelas menyatakan bahwa seluruh kekayaan alam di Indonesia diperuntukkan bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun nyatanya? kekayaan alam di Indonesia diperuntukkan bagi orang asing yang berkepentingan atas rakyat Indonesia. sebenarnya yang punya barang itu siapa? kita atau mereka? mengapa kita lemah sekali? tak berdaya apapun. Atau mungkin pasal tersebut sudah berubah isinya karena banyaknya Amandemen jadi saya tidak tahu-menahu. Jadi hanya orang idiot dan dungu yang memberikan semua itu tanpa memperhatikan bangsanya. Ibarat Anda punya beberapa kepingan emas kemudian orang tersebut mengambilkannya untuk Anda, kemudian Anda diberi satu keping dan sisanya untuk orang yang mengambilkan tersebut. Apakah Anda terima? kalau terima berarti Anda layak masuk Rumah Sakit Jiwa atau dibuang ke Mars.

Kemudian ada lagi, pasal yang menurut saya kemungkinan sudah diubah/diamandemen pemerintah yaitu pasal 34 ayat 1  UUD 1945 yang isinya "
Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara". Sekali lagi saya tidak tahu-menahu sudah diamandemen atau belum. Yang jelas yang merumuskan semua itu adalah "founding father" Indonesia bukan orang gila. Jadi sekira cukup sekian dulu tulisan dari saya, Saya harap setelah ini kita semua merenung, banyak menonton film dokumenter seperti apa perjuangan Rakyat Indonesia memberikan segalanya untuk bangsa dan negara ini tanpa memedulikan suku, agama, ras, dan segala yang dimilikinya, mulai dari petani kecil sampai bangsawan pun ikut berjuang demi kemerdekaan negeri ini. Aku pun tak sudi melihat hal miris seperti ini.  Namun apadaya, saya hanya rakyat kecil yang tidak tahu apa apa.
Sekali lagi, Undang-Undang Dasar adalah Konstitusi Republik Indonesia bukan kitab Mantra Harry Potter. Yang menyusun Undang-Undang Dasar juga Founding Father Indonesia, bukan Orang gila semoga pemimpin Indonesia setelah ini "jauh" lebih baik (ingat, jauh lebih baik, bukan sedikit lebih baik) dari sebelumnya. bukankah Sumpah Presiden dan Wakil Presiden saat akan dilantik itu seperti ini bunyinya...

"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa." 

Coba Anda cermati pada bagian "
memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang  dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa". jadi saya tidak salah apabila 2 UUD tersebut tadi saya masukkan. 

Maaf apabila ada kata yang kurang berkenan.
Sekian. Wassalamu'alaikum wr.wb

Sabtu, 21 Januari 2012

Raja yang Bijaksana


Nah aku bingung mau nulis apa hari ini, tapi ada sebuah cerita yang sering kita dengar (mungkin). tapi saya lupa ini cerita darimana asalnya, hehehe
Ok, begini ceritanya.

Suatu pagi yang indah, seluruh kerajaan dihebohkan oleh kabar bahwa sang Raja mempunyai anak yang baru saja lahir. Mendengar kabar baik itu, seluruh rakyat negara itu berbondong-bondong menuju ke istana untuk memberikan ucapan selamat atas lahirnya anak Sang Raja serta memberikan hadiah kepada Raja. 
Satu persatu rakyat dari golongan kaya sampai miskin memberikan hadiah istimewa kepada sang raja. Kemudian tiba pada giliran Roman, yang dikenal di seluruh kerajaan atas kekayaan dan ketamakannya. Roman yang kaya raya memberikan hadiah kepada sang raja berupa Intan, Berlian, keranjang bayi yang dilapisi Emas dan lain sebagainya. Namun, wajah sang raja terlihat biasa saja menerima semua hadiah tersebut dan hanya mengucapkan terimakasih seperti kepada tamu-tamu yang lainnya. 

 Selang beberapa saat, datanglah Pengemis yang sangat sangat miskin memberikan hadiah kepada sang Raja dengan hadiah yang seadanya. 

Pengemis Berkata,"Maafkan saya baginda raja, saya hanya dapat memberikan hadiah yang tiada harganya ini kepada baginda. Mohon baginda maklum."
Sang Raja kemudian menjawab dengan senyuman yang lebar dan penuh kelembutan, "Terima kasih Pengemis, hadiah yang kau berikan ini sungguh indah, berharga dan sangat berarti bagiku."


Mendengar perkataan Sang Raja, Roman kemudian marah, "Hai Raja, apa kurangnya semua pemberian yang telah aku berikan ini untukmu jika dibandingkan dengan Pengemis itu yang hanya memberikan hadiah yang tak berharga dan tak berguna sehingga kau lebih senang menerima hadiah dari pengemis itu."

Mendengar perkataan Roman, sang Raja pun kemudian tersenyum, "Wahai Roman, tahukan kau mengapa aku sangat berterima kasih kepada Pengemis itu?" Jika orang Kaya memberikan aku sesuatu hal yang sangat mahal sekalipun, aku tak akan takjub dengannya, karena dia memang sungguh-sungguh kaya, sehingga mudah memberikan apapun. Tetapi tahukah kamu mengapa aku sangat menghargai Pengemis ini? dia adalah orang miskin yang tak berpunya, namun dia masih sanggup memberikan sesuatu yang sangat berharga dari kekurangannya. Bagiku, itu sangatlah luar biasa jika dibandingkan denganmu."

Mendengar jawaban Sang Raja, Roman pun malu.. dan kemudian ia pergi.. Rakyatpun menjadi sangat setia dengan Raja karena kebijaksanaannya.

Teman-temanku sekalian, tahukah kalian apa makna yang terkandung dalam kisah diatas?? Ya, benar..
Kekayaan dari seseorang bukanlah diukur dari berapa banyakkah dia memberi, apa sajakah yang dia beri.. 




"Namun orang kaya yang sesungguhnya adalah orang yang masih mampu memberi sesuatu untuk orang lain walaupun dirinya dalam keadaan kekurangan."

Tapi jangan asal memberi ya.. hehe, pikirkan juga diri Anda, Bahagiakanlah diri Anda dahulu sebelum membahagiakan orang lain.

Sabtu, 07 Januari 2012

Dibalik Cerita Aladin


Nah teman temanku sekalian.. Kali ini aku mau cerita gak jelas nih.. hehe, mumpung masih pagi. kata orang tua sih pagi itu waktu paling baik buat melakukan apapun, dan bener.,. kali ini aku tiba2 punya gairah buat nulis, soalnya masih pagi dan anehnya mendadak aku punya inspirasi setelah aku dengar lagu A Whole New World.. 



Owh ya, ngomong2 .. Pada tau lagu itu kan? Itu lhoooo, theme song di film Aladin.

Ngomong-ngomong soal Aladin, pada inget kan Aladin itu sapa? haha
Iya bener, Aladin adalah seorang biasa bisa dibilang miskin yang mencintai seorang putri bernama Putri Jasmin. Sebenarnya cerita ini juga agak aneh.. tapi tau gak kalo cerita ini menyimpan benyak nasihat untuk kita.

Dikisahkan Aladin yang miskin menemukan Lampu Ajaib yang di dalamnya terdapat Jin yang mampu mengabulkan segala permintaan Aladin (tapi jangan musrik ya, hehehe, Don't try in Everywhere :p)
Alhasil, Aladin pun menjadi kaya raya, segala permintaannya terkabul. Kemudian dia mulai jatuh cinta kepada puteri raja. Ibu Aladin kemudian pergi untuk meminang puteri Raja itu dengan memberi bokor mas berisi Intan permata. Pada mulanya raja setuju, tapi kemudian Perdana Menteri Raja merasa iri karena ingin anaknya sendiri mendapatkan sang puteri. Perdana menteri pun hendak menggagalkan pernikahan mereka. Namun, karena bantuan lampu ajaib, Aladin berhasil menikahi Puteri Jasmin..




Memang konyol sebenarnya cerita diatas, aku juga pengen jadi Aladin kalo seperti itu, hehe. Tapi coba deh dipahami.. Saat Aladin yang miskin kemudian mempunyai Lampu Ajaib jatuh cinta kepada seorang puteri, memang.. cinta tidak memandang darimana dia berasal. Seseorang berhak mencintai siapapun, termasuk kepada seorang puteri sekalipun.. Namun, perjuanganlah yang diperlukan untuk mendapatkan puteri tersebut, dan salah satu hal lain yang paling penting adalah menjadikan diri kita terlebih dahulu untuk menjadi pribadi yang lebih pantas.

Bayangkan saja.. Andaikan Aladin tidak menemukan Lampu Ajaib, kemudian menjadi pribadi yang pantas. Apakah Aladin mampu menikahi Puteri Jasmin? iya, mungkin hal tersebut bisa terjadi. Karena tidak ada satu hal pun yang tidak mungkin di dunia ini, kalau ibarat peluang, Angka 0 dan 1 itu hanya milik Allah. Namun, kemungkinan besar kejadian itu bisa tidak terjadi..
Jadi teman-temanku.. Jadilah pribadi yang lebih pantas terlebih dahulu. Ini ada kata2 dari guruku namanya pak Ratno, yang bisa dibilang bagus sih, hehe

"Mencintai dan dicintai adalah hak setiap jiwa, termasuk Anda. Namun mencintai akan membuat hati menderita apabila yang Anda cintai ternyata tidak mencintaimu, oleh karena itu, pantaskanlah dirimu terlebih dahulu agar tampil percaya diri dengan segudang prestasi sehingga dirimu mempunyai harga diri."
Gimana teman2?? Luar biasa bukan film Aladin?? hehe
Sebenernya aku cuma pengen nulis tulisan di atas aja sih, cuman biar banyak ya diselipin cerita Aladin yg konyol, wkwkwk :P
Moga-moga aku bisa seperti Aladin akh, dapet seorang putri yang cantik, hehehe :D

Jumat, 16 Desember 2011

Semuanya Gara-gara Mira !!!

          Nah teman-teman, kali ini untuk pertama kalinya di bulan Desember aku mau update blog nih..

          Kali ini aku mau cerita, cerita ini aku ambil dari bukunya Anthony Dio Martin. Menurutku cerita ini bagus banget, khususnya buat kamu yang mungkin lagi galau deketin cewek/cowok tapi gak direspon, hehehe.
Ceritanya begini..

          Di rumah sakit jiwa, seorang mahasiswa yang akan praktik kerja diajak berkeliling oleh seorang dokter jiwa yang bertugas di situ. Di salah satu gang, ia melihat ada seorang pemuda yang menangis-nangis membenturkan kepalanya, sambil berkata,"Mira... Mira...!" Lantas si pemuda itu bertanya, "Itu kenapa Dok?" Lalu si Dokter menjawab,"Ya itu. Gara-garanya cintanya pada Mira nggak dibalas. Makanya dia jadi frustasi dan gila!" 

           Mereka pun melanjutkan perjalanannya dan bertemu dengan pemuda lain yang juga berteriak-teriak, sambil berkata,"Mira... Mira..." lalu si Pemuda itu berkata dengan bingung, "Lho kok ada Mira lagi?" Dengan tenang si Dokter menjawab. "Iya. Karena lelaki inilah yang menikah dengan si Mira itu!"

Teman-teman, coba apa yang dapat diambil dari cerita di atas???

           Terkadang kita selalu gampang menyerah dan susah menerima keadaan, padahal sebenarnya hal tersebut adalah hal yang terbaik buat kita. Misalnya saja saat kita diputus pacar atau saat kita tidak berhasil menggaet cewek atau cowok yang kita taksir. Janganlah cepat cepat frustasi. Mungkin saja ia bukanlah yang terbaik untuk kita. Kadangkala kita suka maksain dan berharap apa yang kita inginkan mesti terkabul. Padahal ingatlah,

Tuhan selalu tahu yang terbaik buat kita sehingga hal yang kita inginkan tidak dikabulkan!!!

           Oleh karena itu, saat kita nggak bisa dapat sesuatu yang kita inginkan, jangan gampang ngambek atau marah-marah. Kadang kita memang gak pernah tau apa yang terbaik buat kita, yang jelas tetap aja berdoa semoga kita mendapatkan yang terbaik diiringi ama usaha..

Kamis, 21 Juli 2011

Kecemasan Tikus


Sepasang suami istri petani pulang ke rumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam,
"Hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar?"


Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah perangkap tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak,
"Ada perangkap tikus di rumah!....di rumah sekarang ada perangkap tikus!...."
Ia mendatangi ayam dan berteriak,
"Ada perangkap tikus!"
Sang Ayam berkata,
"Tuan Tikus, aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku"


Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak.
Sang Kambing pun berkata,
"Aku turut bersimpati...tapi tidak ada yang bisa aku lakukan."
Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama.
" Maafkan aku, tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali"
Ia lalu lari ke hutan dan bertemu ular.
Sang ular berkata,
"Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku"


Akhirnya Sang Tikus kembali ke rumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri. Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah. Walaupun sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang istri tidak sempat diselamatkan.


Sang suami harus membawa istrinya ke rumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh pulang, namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam. Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya(kita semua tau, sop ceker ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam). Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya. Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya. Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.


Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat. Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.


SUATU HARI.. KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA... PIKIRKANLAH SEKALI LAGI

Sumber: 
http://arenaphoto.blogspot.com/2011/05/kecemasan-tikus.html

Oh Ayah Aku sudah capek


http://www.cornerstonesforparents.com/wp-content/uploads/2010/10/dad-and-boy-talking.jpg

Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran… “Oh Ayah, ayah” kata sang anak…

“Ada apa?” tanya sang ayah…..

“aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…

aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! … aku capel, sangat capek …

aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…

aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” … sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…

“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”
” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”
” Nah, akhirnya kau mengerti”
” Mengerti apa? aku tidak mengerti”
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… 

dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain,

jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”


” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.
Sumber: http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=108539